Apa Saja Akibat dari Penis Belum Disunat Klinik Utama Sentosa?

Penis belum disunat Klinik Utama Sentosa dapat menyebabkan masalah, seperti fimosis. Fimosis sendiri merupakan kelainan kulup kelamin pada pria yang terjadi akibat belum melakukan sunat. Hal ini menyebabkan kulup melekat dengan erat pada kepala kelamin sehingga sulit untuk ditarik ke belakang kepala kelamin. Penyakit ini bisa diderita oleh anak-anak maupun pria dewasa yang belum melakukan sunat.  

Gejala yang Akan Dirasakan Akibat Penis Belum Disunat

Penis belum disunat Klinik Utama Sentosa biasanya akan menyulitkan pria untuk membersihkan kotoran di bawah kulup kelamin. Karena itu, organ genital menjadi rentan terkena infeksi. Meski jarang menimbulkan gejala yang jelas, jika infeksi sudah semakin parah maka akan menyebabkan kulit kelamin berwarna merah, membengkak, hingga terasa nyeri.

Biasanya, dokter akan mendiagnosis penyakit fimosis berdasarkan riwayat medis dan pemeriksaan pada kelamin. Setelah hasil diagnosis diketahui, penanganan lanjutan perlu dilakukan untuk mengurangi gejala penyakit fimosis yang sudah mengganggu. Jika infeksi fimosis karena pria belum disunat telah terjadi secara berulang, kemungkinan yang akan dokter lakukan adalah melakukan sirkumsisi atau sunat.

Sunat merupakan pengangkatan sebagian atau keseluruhan kulit kulup pada kemaluan pria. Untuk mencegah terjadinya fimosis kembali terjadi, penderita disarankan untuk menjaga kebersihan organ kelamin dengan cara mencuci kemaluan setiap hari saat mandi dengan air hangat dan gunakan sabun tanpa kandungan parfum guna menghindari risiko infeksi lebih lanjut.

Cara Mengatasi Masalah Akibat penus Belum Disunat

Penis belum disunat bisa diatasi jika segera melakukan pemeriksaan dengan dokter. Pemeriksaan akan dilakukan lebih lanjut untuk mengetahui hasil diagnosis dan cara penanganannya. Jika hasil diagnosis sudah diketahui, pengobatan baru bisa dilakukan dengan menggunakan obat-obatan tertentu. Beberapa obat yang digunakan untuk menyembuhkan penyakit fimosis, antara lain:

  • Steroid topikal, merupakan obat yang digunakan untuk melenturkan kulup kemaluan sehingga memudahkan untuk ditarik.
  • Krim antijamur, biasanya diberikan pada penderita yang mengalami fimosis akibat dari infeksi dari jamur.
  • Obat antibiotik, adalah salah satu obat yang digunakan untuk mengatasi akibat adanya infeksi bakteri.

Jika ingin mendapatkan hasil kesembuhan yang maksimal, seorang pria dengan penis belum disunat akan disarankan untuk melakukan beberapa tindak pencegahan. Pencegahan ini dimaksudkan agar kondisi fimosis tidak terulang kembali. Beberapa saran pencegahan yang bisa dilakukan adalah mencuci orang kelamin secara rutin setiap hari menggunakan air hangat, gunakan sabun yang tidak mengandung parfum, dan hindari pemakaian deodoran pada kemaluan untuk mengurangi risiko iritasi.

Segera Lakukan Konsultasi di Klinik Utama Sentosa

Bahaya akibat penis belum disunat Klinik Utama Sentosa berupa fimosis dapat ditangani dengan melakukan konsultasi bersama dokter ahli yang telah berpengalaman. Klinik Utama Sentosa merupakan salah satu klinik kesehatan yang khusus menangani berbagai jenis penyakit kulit dan kelamin terbaik di daerah Jakarta. Sebelum penanganan dilakukan, penderita fimosis dapat berkonsultasi terlebih dahulu secara online guna mengetahui penyebab penyakit secara pasti dan jenis perawatan yang cocok dilakukan.

Selain itu, Klinik Utama Sentosa juga memberikan keringanan pada biaya perawatan sehingga pasien tidak perlu khawatir mengenai uang yang harus dikeluarkan. Dengan menggunakan peralatan medis yang canggih, proses penyembuhan penyakit akan berlangsung dengan cepat. Untuk mengetahui informasi tentang penyakit kulit dan kelamin lainnya, segera hubungi hotline Klinik Utama Sentosa di nomor 0813 6665 7878.

Diterbitkan oleh Klinik Utama Sentosa

Klinik Utama Sentosa adalah klinik penanganan berbagai penyakit Andrologi, Ginekologi, maupun Infeksi Menular Seksual. Berada di wilayah Jakarta menjadikan klinik ini salah satu tempat terpercaya dalam menyembuhkan penyakit kulit dan kelamin.

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai