Pemberian obat antibiotik untuk gonore merupakan cara yang tepat untuk mengatasi penyakit. Gonore atau biasa disebut dengan kencing nanah ini merupakan penyakit kelamin yang mudah menular melalui hubungan seksual tidak aman. Penyakit ini tidak memunculkan gejala yang pasti sehingga penderitanya sulit mendeteksi apakah sudah terinfeksi atau belum. Karena itu, untuk mencegah penyebaran bakteri, penanganan dengan mengonsumsi antibiotik untuk gonore sangat diperlukan.
Gejala Gonore Serta Diagnosis Penyakitnya
Sebelum memberikan obat antibiotik untuk gonore, penyebab penyakit perlu diketahui terlebih dahulu. Beberapa faktor yang bisa meningkatkan risiko seseorang terkena infeksi gonore adalah berusia muda, memiliki banyak pasangan seksual, berhubungan seks dengan sembarang orang, memiliki infeksi menular seksual lain, dan pernah terdiagnosis penyakit gonore sebelumnya.
Dalam beberapa kasus, infeksi gonore sering tidak menimbulkan gejala sehingga penderita sudah mengidap penyakit tanpa disadari. Namun, jika menimbulkan gejala maka biasanya ditandai dengan rasa sakit atau nyeri ketika buang air kecil dan keluarnya cairan kental berwarna kuning atau hijau dari kemaluan. Untuk mendeteksi ada tidaknya bakteri dalam tubuh, dokter akan mendiagnosis melalui sampel sel dengan beberapa metode pemeriksaan, seperti:
Tes urin, dilakukan untuk membantu mengindentifikasi bakteri di saluran uretra pada penderita.
Tes darah, bertujuan untuk mengetahui apakah infeksi sudah menyebar ke dalam darah.
Tes vagina, dilakukan dengan mengambil sampel dari organ kelamin yang akan dikirim ke lab khusus untuk diuji.
Bagaimana Cara Mengatasi Nanah Keluar dari Kemaluan?
Sebelum dokter memberikan antibiotik untuk gonore pada penderita, diagnosis perlu dilakukan guna membantu mengetahui ada tidaknya bakteri dalam uretra. Dokter mungkin akan mengumpulkan sampel sel dari tes urin yang dilakukan. Jenis bakteri akan diketahui dengan pasti menggunakan alat tes, seperti pengambilan jaringan pada tenggorokan, uretra, rektum, dan organ kelamin.
Obat antibiotik untuk gonore akan diresepkan berdasarkan tingkat keparahan gejalanya. Gonore bisa ditangani dengan menggunakan antibiotik oral maupun injeksi. Jika gejala gonore tidak kunjung mereda, biasanya dokter akan memberikan suntikan antibiotik dengan dosis lebih banyak. Untuk mendapatkan kesembuhan penyakit secara maksimal, berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan, seperti:
· Tidak melakukan hubungan seksual ketika sedang menjalani masa perawatan penyakit.
· Pastikan pasangan mendapatkan pemeriksaan guna mencegah penularan infeksi.
· Hubungi dokter jika gejala masih muncul guna mendapatkan penanganan lanjutan.
Obat antibiotik harus dihabiskan dan dikonsumsi sesuai dengan resep dokter. Selain itu, gaya hidup juga perlu diubah guna mengatasi infeksi akibat bakteri. Beberapa pencegahan lain yang bisa dilakukan adalah menggunakan pelindung atau kondom ketika melakukan hubungan seksual dan hindari atau batasi kontak fisik maupun seksual dengan pasangan yang sudah terinfeksi.