Perangkat Terapi Gelombang Pendek

Perangkat terapi gelombang pendek saat ini sudah banyak digunakan sebagai penunjang untuk menyembuhkan berbagai jenis penyakit. Alat ini merupakan salah satu peralatan medis canggih yang sangat membantu dokter ketika melakukan perawatan pasiennya. Alat ini dikenal dengan nama Computed Axial Tomography atau CT Scan yang menjadi metode penggambaran medis menggunakan tomografi dimana akan menghasilkan sebuah gambar tiga dimensi dalam sebuah objek.

Dalam pemeriksaan dengan menggunakan perangkat terapi gelombang pendek, pasien biasanya diminta untuk berbaring diam di atas meja bergerak dari terowongan yang dapat dimiringkan dimana memuat alat pindai Sinar-X. Pasien yang akan melakukan pemeriksaan kesehatan dengan alat ini disarankan untuk berpuasa selama empat jam sebelum jadwal CT Scan dilakukan.

Bagaimana Cara Kerja Computed Tomography Scanner?

CT Scan menjadi alat penting dalam pencitraan medis untuk melengkapi Sinar-X dan Ultrasonografi medis. CT Scan akan menghasilkan volume data yang dapat dimanipulasi untuk menunjukkan berbagai struktur tubuh berdasarkan kemampuan untuk memblokir Sinar-X. Alat ini biasanya digunakan untuk memeriksa masalah ejakulasi dini, impotensi, prostat, genital bagian dalam wanita, hiperplasia prostat jinak, gonore, kutil kelamin, herpes, uretritis non gonokokal, erosi serviks, polip serviks, fibroid rahim, mastitis, vaginitis, serta radang panggul.

Cara kerja alat ini, yakni selama pemindaian berlangsung pasien akan diminta untuk berbaring di meja yang terpasang dengan alat pemindai. Sebelum pemindaian dimulai, alat biasanya mengeluarkan suara ‘klik’ atau dengungan. Alat pemindai tersebut kemudian akan mengambil gambar dengan sinar-X yang bergerak memutar dan miring untuk memindai pasien dari beberapa posisi dan sudur pandang. Untuk memperoleh gambar yang akurat dan jelas, pasien diminta unutk tetap berbaring selama proses pemindaian yang hanya akan berlangung selama beberapa detik saja.

Perlu diingat, pasien akan ditinggal sendirian di ruang pemindaian selama pemeriksaan berlangsung dan teknisi atau ahli radiologi yang melakukan pemindaian berada di ruangan terpisah untuk memantau lewat jendela. Ruangan pemindaian dilengkapi dengan intercom dua arah sehingga pasien dan teknisi dapat tetap berkomunikasi dengan jelas.

Adakah Bahaya Menggunakan Perangkat Terapi Gelombang Pendek?

Meski pemindaian ini tidak menyebabkan rasa sakit, namun tetap ada komplikasi atau risiko yang mungkin dapat muncul. Hal ini dikarenakan pemindaian berbasis radiasi dimana ada risiko kecil, seperti terjangkit kanker terutama bagi pasien yang menjalani beberapa tes berbasis radiasi. Karena itu, jika pasien khawatir mengenai hal ini maka bisa berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter yang memeriksa untuk mengetahui risiko paparan radiasi dan seberapa perlu tes ini dilakukan.

Perangkat terapi gelombang pendek sangat membantu dalam mengetahui penyebab munculnya penyakit yang biasanya tersembunyi karena berada di dalam tubuh. Namun, sebelum memutuskan untuk melakukan pemeriksaan, ada baiknya untuk membicarakannya dengan keluarga. Selain itu, sebisa mungkin untuk menerapkan beberapa tindak pencegahan penyakit agar penyakit tidak menular atau semakin parah. Penyakit yang dibiarkan begitu saja tanpa mendapatkan perawatan dari ahlinya bisa menyebabkan masalah yang lebih serius. Tak hanya kondisi tubuh yang semakin memburuk, namun juga biaya pengobatan yang akan semakin mahal.

Diterbitkan oleh Klinik Utama Sentosa

Klinik Utama Sentosa adalah klinik penanganan berbagai penyakit Andrologi, Ginekologi, maupun Infeksi Menular Seksual. Berada di wilayah Jakarta menjadikan klinik ini salah satu tempat terpercaya dalam menyembuhkan penyakit kulit dan kelamin.

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai