Pengertian Herpes Labialis

Herpes labialis merupakan salah satu penyakit menular seksual yang sangat mudah menyebar melalui kontak langsung. Kontak langsung yang dimaksud, dapat berupa menggunakan peralatan makan yang sama dan berciuman. Biasanya, gejala herpes labialis akan terlihat pada bibir atau mulut penderitanya. Penyebaran paling mudah dari virus herpes labialis adalah melalui luka terbuka pada kulit.

Penyebab Serta Gejala Penyakit Herpes Labialis

Penyebab herpes labialis adalah virus herpes simpleks tipe 1 yang umumnya menyebabkan luka di sekitar bibir. Penderita herpes labialis akan merasakan gejala yang biasanya muncul dalam waktu 1 hingga 3 minggu setelah terpapar virus. Selain luka, tanda-tanda yang harus diwaspadai lainnya adalah kulit terasa gatal di sekitar bibir atau mulut, tampak bengkak atau melepuh di sekitar mulut, dan bibir atau mulut terasa kesemutan. Gejala penyakit herpes labialis dapat berbeda-beda berdasarkan tahapannya , yakni sebagai berikut:

  • Tahap pertama

Pada tahap pertama, virus herpes baru memasuki jaringan mukosa mulut atau kulit melalui luka kecil. Karena itu, penderita herpes jenis ini akan mengalami gejala ringan, berupa luka di bibir dan disertai dengan demam.

  • Tahap kedua

Tahap kedua pada herpes labialis adalah berpindahnya virus ke jaringan saraf tulang belakang. Meski tidak ditandai dengan gejala, namun pada tahap ini virus akan terus berkembang dan memperbanyak diri.

  • Tahap ketiga

Virus penyebab penyakit herpes labialis pada tahap ketiga dapat kembali menyebabkan munculnya luka. Kambuhnya penyakit dipicu karena tubuh penderita mengalami tekanan fisik maupun emosional.

Penanganan Tepat Terhadap Infeksi Virus Herpes

Sebelum melakukan perawatan, diagnosis perlu diketahui dengan menjalani beberapa pemeriksaan. Tes atau pemeriksaan yang akan dilakukan, seperti pengembiakkan virus, pemeriksaan DNA virus, dan tes untuk memeriksa Tzanck HSV. Gejala herpes labialis dapat hilang tanpa pengobatan dalam kurun waktu 1 hingga 2 minggu, Dokter biasanya akan memberikan obat antivirus yang bertujuan untuk mengurangi rasa sakit serta menghilangkan gejala. Setelah mendapatkan pengobatan dari dokter, pasien juga dianjurkan untuk menerapkan gaya hidup sehat, seperti:

  • Rutin mencuci tangan dengan sabun dan air hangat.
  • Selalu jaga kulit agar tetap bersih dan kering pada bagian yang melepuh.
  • Hindari berbagi peralatan atau alat-alat kebersihan pribadi.
  • Konsumsi makanan sehat dan usahakan tidur yang cukup.
  • Hindari terkena matahari langsung karena bisa mengakibatkan kekambuhan.
  • Jauhi faktor yang menyebabkan stres fisik maupun mental.

Herpes labilais tidak dapat disembuhkan sehingga penting untuk mengetahui cara meminimalkan penularannya. Media penularan virus herpes berupa alat makan, makeup, dan lainnya perlu dihindari. Selain itu, penderita juga disarankan untuk berhati-hati ketika melakukan aktivitas terutama secara oral karena bisa menyebabkan penularan virus herpes di bibir atau mulut.

Diterbitkan oleh Klinik Utama Sentosa

Klinik Utama Sentosa adalah klinik penanganan berbagai penyakit Andrologi, Ginekologi, maupun Infeksi Menular Seksual. Berada di wilayah Jakarta menjadikan klinik ini salah satu tempat terpercaya dalam menyembuhkan penyakit kulit dan kelamin.

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai