Infeksi saluran kemih pria Klinik Utama Sentosa umumnya terjadi akibat bakteri bernama Escherichia coli atau E.coli. Bakteri ini pada dasarnyanya hidup di saluran pencernaan dan dapat masuk ke dalam saluran kemih karena cara yang kurang tepat ketika membersihkan daerah dubur. Hal inilah yang mengakibatkan bakteri dari anus berpindah ke kandung kemih dan jika dibiarkan bisa berdampak pada ginjal.
Penyebab Infeksi Saluran Kemih Serta Gejalanya
Masalah infeksi saluran kemih pria Klinik Utama Sentosa pada usia muda umumnya jarang sekali terjadi. Biasanya, pria yang berusia di atas 50 tahun lebih berisiko menderita penyakit ini. Selain faktor usia, beberapa faktor lain juga bisa meningkatkan risiko terjangkit infeksi saluran kemih pria, antara lain pembesaran pada kelenjar prostat, adanya batu ginjal, menderita penyakir diabetes, menggunakan kateter urin, dan penurunan sistem kekebalan pada tubuh.
Bakteri penyebab ISK dapat berpindah ke orang lain ketika berhubungan seksual. Karena itu, sangat penting untuk membersihkan kelamin sebelum dan setelah berhubungan seksual. Tanda adanya infeksi saluran kencing pria umumnya hampir sama seperti wanita. Beberapa gejala infeksi saluran kencing pria yang perlu dikenali, antara lain:
- Adanya rasa seperti tertekan pada panggul.
- Bau menyengat pada urin yang dikeluarkan.
- Warna urin berubah menjadi lebih keruh.
- Intensitas air urin yang keluar sedikit.
- Keinginan untuk buang air kecil meningkat.
- Badan terasa mudah lelah dan tidak enak.
Tangani Infeksi Saluran Kemih Sebelum Terjadi Komplikasi
Pengobatan terhadap infeksi saluran kemih pria Klinik Urama Sentosa dapat dilakukan dengan mengonsumsi obat antibiotik. Pemberian antibiotik bertujuan untuk membunuh bakteri dengan cepat. Biasanya, penggunaan obat tidak lebih dari tujuh hari karena dapat menyebabkan resisten. Selain antibiotik, obat pereda rasa nyeri juga biasanya dibutuhkan untuk mengurangi gejala demam, nyeri, dan ketidaknyamanan.
Dalam beberapa kasus yang masih ringan, penderita ISK hanya perlu melalukan pengobatan rumahan secara sederhana. Namun, jika gejala terjadi secara berulang dan semakin parah maka dianjurkan untuk segera menemui dokter guna mendapatkan penanganan lebih intensif. Untuk itu, sebelum gejala semakin parah terdapat beberapa cara mencegah risiko terjadinya infeksi, yakni beriupa:
- Bersihkan daerah sekitar bawah kulup secara rutin, terutama jika belum sunat.
- Perbanyak konsumsi air putih agar buang air kecil bisa lebih lancar.
- Jauhi kebiasaan menahan air urin telalu lama dalam kandung kemih.
- Buang air kecil sebelum dan sesudah melakukan hubungan intim.
- Gunakan pengaman atau kondom ketika berhubungan seks dengan pasangan.
- Hindari penggunaan sabun pembersih kelamin dengan kandungan parfum.
- Pakai celana dalam yang nyaman atau berbahan dasar katun.
Konsultasikan Segera Bersama Klinik Utama Sentosa
Penanganan terhadap infeksi saluran kemih pria Klinik Utama Sentosa dilakukan bersama dokter ahli. Klinik ini sudah menjadi salah satu klinik kesehatan terbaik di daerah Jakarta yang khusus menangani berbagai jenis penyakit kulit dan kelamin. Perawatan akan didapatkan, salah satunya proses penyembuhan penyakit berlangsung dengan cepat karena peralatan medis yang digunakan sudah canggih serta modern.
Klinik Utama Sentosa juga memberikan keringanan biaya kepada semua pasien sehingga tidak perlu mengkhawatirkan berapa banyak uang yang harus dikeluarkan. Sebelum memutuskan untuk berobat, pasien juga bisa berkonsultasi secara online terlebih dahulu. Informasi lebih lanjutnya, bisa segera lakukan konsultasi atau hubungi hotline Klinik Utama Sentosa di nomor 0813 6665 7878.