Herpes labialis bisa sembuh Klinik Utama Sentosa jika segera ditangani bersama dokter ahli. Penyakit herpes labialis terjadi akan ditandai dengan munculnya luka seperti sariawan di bibir atau mulut. Penyebab utama herpes labialis adalah infeksi virus herpes simpleks tipe 1. Virus ini dapat menular dengan mudah pada pria maupun wanita, terutama jika aktif secara seksual. Selain itu, risiko seseorang tertular infeksi herpes lainnya adalah menggunakan peralatan makan secara bergantian, berciuman dengan penderita, ataupun memakai pelembap bibir yang sama.
Gejala Penyakit Herpes Labialis yang Perlu Diketahui
Sebelum mengetahui apa herpes labialis bisa sembuh Klinik Utama Sentosa, gejala penyakit perlu dikenali. Gejala herpes labialis biasanya akan muncul dalam kurun waktu 1 hingga 3 minggu setelah infeksi virus. Gejala yang ditimbulkan bisa beragam, namun beberapa di antaranya akan mengalami sariawan ketika pertama kali terinfeksi. Beberapa gejala herpes labialis lain yang mungkin dirasakan penderitanya, antara lain:
- Muncul rasa gatal dan sensasi seperti kesemutan pada area yang terinfeksi.
- Terhadap luka lepuh atau lenting kecil pada area bibir dan sekitarnya.
- Luka bisa menyebar ke gusi, lidah, langit-langit mulut, hingga pipi bagian dalam.
- Menyebabkan nyeri otot, demam, sakit kepala, kelelahan, dan sakit saat menelan.
Herpes labialis bisa sembuh namun virus tidak akan hilang sepenuhnya dari tubuh. Setelah gejala menghilang, virus tetap tinggal di jaringan saraf tulang belakang dalam keadaan tidur atau nonaktif. Virus ini bisa aktif kembali atau kambuh sewaktu-waktu ketika stres atau menderita cedera fisik.
Pengobatan Serta Pencegahan Terhadap Gejala Herpes Labialis
Herpes labialis bisa sembuh Klinik Utama Sentosa jika segera melakukan pemeriksaan bersama dokter ahli. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan tes laboratorium untuk memastikannya. Jika hasil pemeriksaan sudah diketahui, dokter akan memberikan pengobatan berupa obat antivirus. Pemberian obat jenis ini berguna untuk meringankan gejala dan membantu menekan risiko penyebaran pada orang lain. Selain pemberian obat, ada beberapa langkah lain yang bisa dilakukan, seperti:
- Menjaga kondisi bibir dan sekitar mulut agar tetap bersih.
- Kompres luka dengan air dingin atau hangat untuk meredakan sakit.
- Hindari konsumsi minuman hangat, makanan pedas, asin,atau asam.
- Rutin mengonsumsi obat pereda rasa nyeri sesuai anjuran dokter.
Untuk mempercepat proses penyembuhan, dokter biasanya menyarankan beberapa cara mencegah penyakit herpes. Untuk menghindari penularan, hindari beberapa hal yang bisa memicu perpindahan virus seperti penggunaan gelas, alat makan, makeup, pelembap bibir secara bergantian. Selain itu, disarankan juga untuk berhati-hati dalam aktivitas seks oral karena bisa menyebabkan tertularnya virus herpes di bibir.
Segera Konsultasikan Bersama Klinik Utama Sentosa
Herpes labialis bisa sembuh Klinik Utama Sentosa dengan melakukan perawatan penyakit bersama dokter ahli. Klinik satu ini termasuk klinik kesehatan yang khusus menangani berbagai jenis penyakit kulit dan kelamin di daerah Jakarta. Proses penyembuhan penyakit berlangsung cepat karena ditangani langsung oleh dokter berpengalaman dan berkompeten di bidangnya dengan menggunakan peralatan medis canggih serta modern.
Klinik Utama Sentosa juga memberikan keringanan pada biaya perawatan sehingga pasien tidak perlu mengkhawatirkan uang yang harus dikeluarkan. Sebelum menentukan untuk melakukan perawatan lebih lanjut, pasien dapat berkonsultasi bersama staf medis berpengalaman di bidangnya guna mengetahui penyebab penyakit serta jenis perawatan yang cocok untuk dilakukan. Untuk informasi lebih lanjut, segera hubungi hotline Klinik Utama Sentosa di nomor 0813 6665 7878.