Simak, Berikut Ciri Bakteri Klamidia Klinik Utama Sentosa

Ciri bakteri klamidia Klinik Utama Sentosa dapat diketahui setelah memeriksakan diri ke dokter. Bakteri dapat ditularkan melalui hubungan seksual tanpa pengaman atau kondom. Penularan bakteri bisa terjadi akibat melakukan seks oral, anal, vaginal, atau saling bersentuhannya organ kelamin. Penyakit klamidia bisa diderita oleh pria maupun wanita sehingga faktor risikonya perlu diketahui.

Ciri Umum Akibat Terkena Infeksi Bakteri Klamidia

Ciri bakteri klamidia Klinik Utama Sentosa bisa muncul dalam beberapa hari setelah terinfeksi. Namun, penderita dapat mengidap penyakit berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun tanpa menyadari adanya infeksi. Secara umum, pria dan wanita memiliki gejala yang berbeda. Pada pria, klamidia ditandai dengan keluarnya lendir dari kemaluan, sakit ketika buang air kecil, dan bengkak hingga sakit pada buah zakar.

Sementara wanita, gejala yang akan dirasakan akibat menderita klamidia adalah perubahan haid, sakit ketika buang air kecil, kram atau sakit pada perut bagian bawah, pendarahan atau sakit ketika berhubungan seksual, dan perubahan pada lendir atau cairan di kemaluan. Klamidia tidak hanya menginfeksi organ kjelamin namun juga bisa mengenai mata dan menyebabkan konjungtivitis. Mata yang terinfeksi akan terasa perih, bengkak, iritasi, dan mengeluarkan cairan.

Pencegahan yang Dapat Dilakukan Terhadap Penyakit Klamidia

Munculnya ciri ciri bakteri klamidia Klinik Utama Sentosa bisa ditangani dengan menggunakan kombinasi obat antibiotik. Biasanya dokter akan meresepkan obat untuk digunakan selama 7 hari. Selama masa pengobatan, penderita dianjurkan untuk tidak melakukan hubungan seksual. Selain itu, untuk mencegah penularan infeksi kembali, pasangan perlu melakukan pengobatan bersama dokter.

Penanganan klamidia harus segera dilakukan sebelum menyebabkan komplikasi lebih serius, beberapa komplikasi yang mungkin muncul adalah radang sendi, radang pada saluran pembuangan urin, radang leher rahim atau serviks, pembengkakan kelenjar bartholin, penyakit radang panggul, peradangan tuba fallopi, serta komplikasi kehamilan. Untuk itu, sebelum berlanjut pada kondisi yang lebih berbahaya maka penderita perlu menyertai pengobatan dengan tindak pencegahan, seperti:

  • Gunakan pengaman atau kondom ketika melakukan hubungan seksual.
  • Tidak berbagi penggunaan alat bantu seks dengan orang lain.
  • Setia pada satu orang atau tidak bergonta ganti pasangan seksual.
  • Rutin periksaan kesehatan seksual diri sendiri dan pasangan.

Wanita yang terdiagnosis penyakit klamidia disarankan untuk tidak terlalu sering membersihkan kemaluan. Jumlah bakteri baik di dalam kemaluan akan semakin berkurang sehingga dapat meningkatkan risiko terjadinya infeksi. Kemaluan harus dibersihkan dengan benar setelah buang air kecil atau besar serta seusai melakukan hubungan seksual. Membersihkan organ kelamin tidak perlu terlalu sering, namun cukup dilakukan secara rutin.

Segera Konsultasikan Bersama Klinik Utama Sentosa

Ciri ciri bakteri klamidia Klinik Utama Sentosa bisa disembuhkan dengan melakukan perawatan bersama dokter ahli. Klinik Utama Sentosa merupakan klinik kesehatan yang khusus menangani berbagai penyakit kulit dan kelamin terpercaya di daerah Jakarta. Perawatan di klinik ini akan memberikan kepuasan karena dilengkapi fasilitas lengkap, seperti peralatan medis yang canggih serta modern.

Klinik Utama Sentosa berlokasi sangat strategis serta memberikan keringanan pada biaya perawatan sehingga pasien tidak perlu khawatir untuk melakukan penanganan penyakit. Segera lakukan pemeriksaan jika mengalami gejala sebelum penyakit bertambah serius hingga menyebabkan komplikasi. Untuk informasi lebih lanjut mengenai penyakit kulit dan kelamin lainnya, pasien bisa menghubungi hotline Klinik Utama Sentosa di nomor 0813 6665 7878.

Diterbitkan oleh Klinik Utama Sentosa

Klinik Utama Sentosa adalah klinik penanganan berbagai penyakit Andrologi, Ginekologi, maupun Infeksi Menular Seksual. Berada di wilayah Jakarta menjadikan klinik ini salah satu tempat terpercaya dalam menyembuhkan penyakit kulit dan kelamin.

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai