Sunat untuk fimosis Klinik Utama Sentosa bisa dilakukan setelah mendapatkan pemeriksaan dari dokter. Fimosis sendiri merupakan kondisi dimana kulup atau kulit kepala penis melekat erat sehingga tidak dapat ditarik ke belakang. Masalah ini normal terjadi pada bayi dan anak-anak namun dapat pula diderita pria dewasa. Fimosis pada anak-anak umumnya dapat teratasi sendiri, namun pada orang dewasa perlu mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Gejala yang Akan Dirasakan Penderita Fimosis
Sebelum melakukan sunat untuk fimosis Klinik Utama Sentosa, ada baiknya untuk mengenali gejala penyakitnya terlebih dahulu. Gejala penyakit fimosis dapat muncul berbeda-beda sesuai dengan usia penderitanya. Namun, biasaya gejala yang dirasakan tidak jauh berbeda, seperti sakit saat buang air kecil. Perbedaan gejala fimosis pada anak dan orang dewasa, yaitu:
- Pada bayi atau anak-anak
Gejala fimosis yang akan dialami bayi atau anak-anak biasanya ditandai dengan rewel, demam tinggi, dan kesulitan ketika buang air kecil. Karena itu, pencegahan yang dapat dilakukan adalah menghindari pemakaian bedak pada daerah kelamin. Penggunaan bedak pad organ kelamin bayi atau anak-naka hanya akan menyebabkan penyumbatan pada kulup dan meninggalkan sisa bedak sehingga menimbulkan infeksi.
- Pada orang dewasa
Orang dewasa yang belum disunat diharuskan untuk selalu membersihkan kelamin seusai buang air kecil. Organ kelamin yang tidak dijaga kebersihannya bisa menjadi tempat bagi bakteri, virus, jamur, dan parasit untuk berkembang biak. Gejala yang akan dirasakan pria dewasa, dapat berupa kemerahan pada kelamin, bengkak, dan nyeri saat berhubungan seksual. Cara terbaik untuk menghindari risiko yang lebih berbahaya adalah dengan melakukan sunat.
Metode Pengobatan Terhadap Penyakit Fimosis Pada Pria
Setelah gejala diketahui, penderita bisa segera melakukan penanganan bersama dokter ahli melalui pemeriksaan. Cara mengatasi fimosis pada orang dewasa akan dilakukan setelah mendapatkan hasil diagnosis. Dokter akan mendiagnosis fimosis dengan menanyakan riwayat penyakit dan pemeriksaan fisik. Setelah hasil diagnosis diketahui, berikut beberapa cara mengatasi fimosis pada orang dewasa yang bisa dilakukan.
- Steroid topikal, digunakan untuk membantu melenturkan kulup sehingga mudah untuk ditarik ke belakang glans.
- Krim antijamur, biasanya diberikan pada penderita yang mengalami infeksi akibat jamur.
- Obat antibiotik, dipergunakan untuk mengatasi infeksi yang terjadi akibat infeksi dari bakteri.
Cara mengatasi fimosis pada orang dewasa yang disarankan oleh dokter adalah penggunaan kondom atau pelumas ketika berhubungan seksual. Hal ini dilakukan guna mencegah rasa tidak nyaman atau nyeri ketika melakukan hubungan intim. Jika infeksi terus berlanjut, maka dokter biasanya akan menyarankan dilakukannya sirkumsisi atau sunat untuk fimosis Klinik Utama Sentosa.
Segera Konsultasikan Bersama Klinik Utama Sentosa
Sunat untuk fimosis Klinik Utama Sentosa bisa dilakukan bersama dokter ahli yang telah berpengalaman. Klinik Utama Sentosa merupakan salah satu klinik spesialis penanganan berbagai jenis penyakit kulit dan kelamin terbaik di daerah Jakarta. Perawatan penyakit di klinik ini, pasien akan ditangani oleh dokter ahli yang telah berpengalaman dengan menggunakan peralatan medis canggih berteknologi modern.
Klinik Utama Sentosa juga memberikan pelayanan medis terbaik sehingga pasien dapat merasakan kenyamanan serta kepuasaan setelah melakukan perawatan maupun pemeriksaan rutin. Sebelum dilakukan penanganan, pasien bisa berkonsultasi untuk mengetahui penyebab penyakit serta jenis perawatan yang cocok dilakukan. Untuk informasi lebih lanjut, segera hubungi hotline Klinik Utama Sentosa di nomor 0813 6665 7878.