Perawatan infeksi klamidia Klinik Utama Sentosa bisa dilakukan setelah mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut dari dokter. Klamidia sendiri termasuk salah satu jenis penyakit menular seksual yang dapat diderita baik pria maupun wanita. Penyebab utama penyakit ini adalah bakteri bernama Chlamydia trachomatis yang dapat menular dengan mudah, terutama ketika berhubungan seksual. Penularan bisa melalui hubungan seskual yang tidak terproteksi, baik secara oral, anal, maupun vaginal.
Apa Saja Ciri Ciri Umum Penyakit Klamidia?
Sebelum perawatan infeksi klamidia Klinik Utama Sentosa dilakukan, sebaiknya ketahui terlebih dahulu gejalanya. Ciri-ciri klamidia hampir mirip dengan infeksi menular seksual lainnya, seperti gonore sehingga sulit untuk dibedakan. Untuk mengetahui gejala klamidia yang biasanya dapat diidentifikasi antara lain sebagai berikut:
- Terasa nyeri ketika buang air kecil atau perut bagian bawah.
- Keluarnya cairan abnormal dari kemaluan dan rektum.
- Sakit ketika melakukan hubungan seksual dengan pasangan.
- Terjadi pembengkakan pada testis dan nyeri ketika ejakulasi.
- Darah keluar dari rektum hingga menyebabkan nyeri.
- Meningkatnya keinginan untuk buang air kecil.
Gejala klamidia tidak langsung muncul setelah infeksi terjadi. Biasanya, gejala baru akan dirasakan penderita dalam rentang waktu 1 sampai 3 hari. Infeksi klamidia harus segera ditangani sebelum berlanjut ke tahap yang lebih serius. Seseorang yang aktif secara seksual perlu mendapatkan penanganan dari dokter ahli yang telah berpengalaman.
Pengobatan Tepat Terhadap Gejala Penyakit Klamidia
Sebelum perawatan infeksi klamidia Klinik Utama Sentosa dilakukan, dokter biasanya akan mendiagnosis penyakit. Klamidia dapat didiagnosis dengan cara mudah serta tidak menimbulkan rasa sakit, yakni menggunakan alat penyeka. Pada pria, alat penyeka ini akan dimasukkan ke ujung kelamin guna mendapatkan sampel dari saluran uretra. Sementara wanita, alat tersebut digunakan untuk mengambil sampel dari dalam organ kelamin bawah atau serviks.
Setelah diagnosis diketahui, perawatan infeksi klamidia bisa dilanjutkan dengan mengonsumsi obat antibiotik sesuai resep dari dokter. Selama perawatan infeksi klamidia dilakukan, pasien disarankan untuk tidak berhubungan seksual dengan pasangan. Untuk mencegah penularan penyakit kembali, pasangan seksual juga perlu melakukan perawatan infeksi klamidia. Untuk mendapatkan kesembuhan, perawatan infeksi klamidia harus disertai dengan pencegahan, yakni berupa:
- Gunakan pengaman atau kondom saat berhubungan seksual.
- Hindari menggunakan alat bantu seks secara bergantian.
- Tidak berhubungan seks dengan banyak orang.
- Hindari membersihkan organ kelamin terlalu sering.
- Tidak bergonta ganti atau setia pada satu pasangan seksual saja.
- Lakukan pemeriksaan kesehatan dengan dokter secara rutin.
- Komunikasikan kehidupan seks bersama pasangan secara terbuka.
Konsultasikan Segera Bersama Klinik Utama Sentosa
Perawatan infeksi klamidia Klinik Utama Sentosa dapat diketahui dengan melakukan konsultasi bersama dokter ahli. Klinik utama Sentosa merupakan salah satu klinik kesehatan yang khusus menangani penyakit kulit dan kelamin terpercaya di wilayah Jakarta. Penanganan penyakit di klinik ini akan didapatkan secara maksimal karena ditangani oleh dokter ahli berpengalaman serta berkompeten di bidangnya dengan menggunakan peralatan medis yang telah canggih.
Sebelum melakukan penanganan, pasien dapat berkonsultasi mengetahui penyebab penyakit secara pasti dan jenis perawatan yang cocok untuk dilakukan. Tak hanya itu, klinik ini juga memberikan keringanan biaya sehinga pasien tidak perlu khawatir mengenai uang yang akan dikeluarkan. Untuk informasi mengenai penyakit kulit dan kelamin lainnya, maka bisa segera melakukan konsultasi atau hubungi hotline Klinik Utama Sentosa di nomor 0813 6665 7878.