Terapi gelombang pendek untuk penyakit gonore bisa diberikan pada pasien setelah memeriksakan diri ke dokter. Gonore merupakan penyakit kelamin yang bisa menular dengan mudah melalui hubungan seksual tanpa pengaman. Sebagian besar infeksi gonore akan mempengaruhi uretra, rektum, hingga tenggorokan. Karena itu, ada baiknya untuk segera melakukan pemeriksaan bersama dokter agar bisa mendapatkan penanganan yang tepat.
Apa Saja Tanda atau Gejala Penyakit Gonore?
Infeksi yang terjadi akibat bakteri gonore tidak langsung menujukkan gejala saat pertama kali menginfeksi. Biasanya, gejala muncul 10 hingga 20 hari setelah infeksi pertama kali masuk ke dalam tubuh. Penanganan harus segera dilakukan sebelum menyebabkan ruam, demam, hingga nyeri pada persendian.Terdapat perbedaan pada gejala gonore yang dirasakan pria maupun wanita, yaitu:
- Pada pria
Pria yang menderita gonore terkadang tidak menyadari jika sudah terinfeksi karena gejalanya yang tidak terlihat. Namun, gejala umum yang akan terasa oleh penderitanya adalah rasa sakit atau terbakar saat buang air kecil, keluarnya cairan mirip nanah dari kemaluan, pembengkakan pada bukaan kulup, dan nyeri pada testis.
- Pada wanita
Gejala gonore pada wanita kerap tidak terlihat jelas sehingga sering disalahartikan sebagai infeksi lain. Namun, beberapa gejala umum penyakit kelamin yang perlu diketahui, antara lain keluarnya cairan menyerupai krim dari kemaluan, muncul bercak darah di luar periode haid, serta sakit pada perut bagian bawah.
Jika sudah merasakan gejala seperti di atas, maka pemeriksaan harus segera dilakukan. Menunda penanganan atau membiarkan penyakit tanpa pengobatan bisa menyebabkan munculnya komplikasi. Beberapa komplikasi gonore yang dapat muncul pada penderita pria adalah epididimitis, luka pada saluran kencing, terdapat nanah di dalam kelamin, hingga mandul. Sementara pada wanita, biasanya akan mengakibatkan penyakit radang panggul, sumbatan pada saluran telur, dan kemandulan.
Apa Manfaat Terapi Gelombang Pendek Untuk Penyakit Gonore?
Terapi gelombang pendek untuk penyakit gonore bermanfaat untuk meringankan gejala sehingga tidak berlanjut ke tahap yang lebih serius. Gelombang pendek relatif memiliki frekuensi rendah atau menengah. Karena itu, gelombang pendek mulai digunakan sebagai salah satu pilihan pengobatan terhadap berbagai macam penyakit, termasuk infeksi menular seksual.
Pengobatan dengan menggunakan terapi gelombang pendek mampu atasi penyakit kelamin gonore jika dilakukan sesuai anjuran dari dokter ahli. Dalam pemeriksaan, penggunaan perangkat terapi gelombang pendek oleh dokter pasien biasanya diminta untuk berbaring diam di atas meja bergerak dari terowongan yang dapat dimiringkan dimana memuat alat pindai Sinar-X. Pasien yang akan melakukan pemeriksaan kesehatan dengan alat ini disarankan untuk berpuasa selama empat jam sebelum jadwal CT Scan dilakukan.