Cara mengobati tungau di kemaluan bisa dilakukan dengan berkonsultasi bersama dokter. Keberadaan tungau pada organ kelamin mengindikasikan penyakit kutu kemaluan. Kutu kelamin sendiri dapat diartikan sebagai salah satu penyakit kulit yang cukup mengganggu karena menyebabkan penderitanya merasakan gatal berlebih.
Apa Saja Gejala Penyakit Kutu Kelamin?
Kemunculan tungau di kemaluan ini berukuran sangat kecil dan hidup dengan cara menghisap darah. Darah yang dihisap akhirnya mengakibatkan munculnya rasa gatal pada area tertentu. Kutu kemaluan biasanya hidup di rambut kasar dan menyebar dengan mudah melalui kontak seksual. Karena itu, pada beberapa kasus kutu dapat ditemukan di bulu mata, bulu ketiak, serta rambut pada wajah. Gejala yang akan dirasakan penderitanya selain gatal, yakni:
- Tubuh mengalami demam namun dengan suhu rendah.
- Terdapat bercak-bercak berwarna pucat di dekat gigitan.
- Terjadi peradangan serta iritasi akibat terlalu sering menggaruk.
- Muncul bintik cokelat di celana dalam yang merupakan kotoran kutu.
- Infeksi pada bulu mata alis hingga menyebabkan konjungtivitis.
Penyebab utama penyakit kutu kemaluan adalah melakukan kontak seksual dengan penderitanya. Namun, kutu kelamin bisa menyebar pada orang lain dengan cara merayap dari rambut ke rambut. Pada kasus yang jarang pun, kutu kemaluan dapat menyebar akibat menggunakan pakaian, seprai, atau handuk bersamaan dengan orang yang terinfeksi.
Pengobatan Serta Pencegahan Pada Gejala Kutu Kelamin
Jika dokter menduga adanya tungau di kelamin, maka pemeriksaan fisik dan beberapa tes akan dilakukan. Kutu kelamin biasanya berwarna abu-abu pucat namun bisa berubah menjadi lebih gelap setelah menghisap darah. Rasa gatal yang muncul disebabkan oleh reaksi alergi kulit terhadap liur kutu sehingga perlu segera dilakukan penanganan bersama dokter. Biasanya, dokter akan mengobati penderita kutu kelamin dengan beberapa cara, seperti:
- Pelembap dan sampo khusus
Penyembuhan penyakit kutu kelamin bisa dilakukan menggunakan pelembap dan sampo khusus. Meski dijual secara bebas, tanyakan pada dokter mengenai produk yang digunakan apakah aman dan tidak mengandung bahan kimia berbahaya.
- Bersihkan seluruh bagian rumah
Membersihkan seluruh rumah dan kamar mandi merupakan salah satu cara menangani kutu yang bersarang di kemaluan, cuci semua handuk, seprai, dan pakaian dengan air panas, kemudian keringkan menggunakan mesin berpengaturan tinggi.
- Lakukan perawatan secara bersamaan
Jika menderita kutu kelamin, pasangan serta orang terdekat seperti keluarga perlu melakukan perawatan secara bersamaan. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi penularan lebih lanjut.
Selama masa penyembuhan, penderita kutu kelamin perlu melakukan beberapa pencegahan, seperti hindari berbagi pakaian, seprai, serta handuk dengan orang lain, tidak melakukan kontak seksual, dan segera periksakan kesehatan diri sendiri serta pasangan jika terdiagnosis penyakit.