Obati Ciri Ciri IMS

Ciri ciri IMS bisa disembuhkan jika segera melakukan penanganan bersama dokter. Seseorang biasanya mudah terinfeksi penyakit menular seksual akibat melakukan hubungan intim yang tidak aman. Tak hanya hubungan seksual, penularan juga bisa terjadi melalui transfusi darah dan berbagi jarum suntik yang tidak steril dengan orang lain. Jika wanita hamil terinfeksi, maka bisa menularkan penyakit pada bayi dalam kandungannya.

Apa Saja Ciri Umum dari Infeksi Menular Seksual?

Gejala atau ciri ciri IMS bisa beragam bergantung pada jenisnya. Pada umumnya, penderita tidak akan merasakan gejala apapun sehingga penyakit sulit didiagnosis dan menyebabkan munculnya komplikasi yang lebih serius. Meski tidak menunjukkan gejala yang jelas, beberapa ciri ciri IMS Klinik Utama Sentosa, antara lain:

  • Luka, benjolan kutil, atau lenting berisi air di kemaluan serta dubur.
  • Merasakan sakit ketika buang air kecil.
  • Organ kelamin mengeluarkan cairan aneh dan berbau.
  • Keputihan yang keluar tidak normal hingga mengeluarkan bau tidak sedap.
  • Terjadi pendarahan yang tidak biasa di antara jadwal haid.
  • Sakit dan pembengkakan pada kelenjar getah bening di selangkangan.
  • Terasa sakit ketika berhubungan seks dan nyeri pada perut bagian bawah.
  • Muncul ruam di beberapa bagian tubuh, seperti badan, tangan, dan kaki.

Seseorang bisa tertular penyakit menular seksual melalui hubungan seksual vaginal, anal, maupun oral tanpa menggunakan kondom dengan penderitanya. Risiko penularan dapat meningkat terutama jika memiliki luka terbuka di kulit atau kelamin yang biasanya menjadi media masuknya penyakit. Karena itu, segera lakukan pemeriksaan dan lakukan penanganan sebelum penyakit menular seksual semakin parah.

Bagaimana Penanganan IMS yang Dapat Dilakukan?

Pengobatan terbaik untuk menghilangkan ciri ciri IMS adalah dengan mengonsumsi obat antibioitik, antivirus, serta antijamur. Antibiotik diberikan untuk menangani berbagai penyakit menular seksual yang disebabkan oleh infeksi bakteri. Obat antivirus bertujuan untuk meredakan gejala serta mengurangi risiko penyebaran penyakit. Sementara antijamur dikhususkan untuk mengobati IMS yang terjadi akibat infeksi jamur.

Selama masa perawatan, penderita disarankan untuk tidak melakukan hubungan seksual sampai dinyatakan sembuh. Hal ini bertujuan untuk mencegah terjadinya penularan penyakit pada pasangan seksual. Karena itu, untuk mendapatkan kesembuhan penyakit secara maksimal maka perlu disertai dengan tindak pencegahan. Beberapa cara pencegahan yang biasa dilakukan, antara lain:

  • Tidak menggunakan obat-obatan terlarang, terutama jarum suntiktidak steril.
  • Kenali riwayat kesehatan yang dimilikipasangan seksual masing-masing.
  • Lakukan vaksinasi secara rutin, terutama untuk penyakit HPV dan hepatitis B.
  • Rutin periksa kesehatan, khususnya yang berkaitan dengan sistem reproduksi.

Diterbitkan oleh Klinik Utama Sentosa

Klinik Utama Sentosa adalah klinik penanganan berbagai penyakit Andrologi, Ginekologi, maupun Infeksi Menular Seksual. Berada di wilayah Jakarta menjadikan klinik ini salah satu tempat terpercaya dalam menyembuhkan penyakit kulit dan kelamin.

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai